Suzuki Swift GTS Menambah Persaingan Di Pasar Otomotif

Pihak Suzuki Indomobil Sales (SIS), sebagai pemegang merk mobil Suzuki, pada kesempatan pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) yang kali ini dilangsungkan di JIExpo, Kemayoran dan telah berakhir pada tanggal 02 Agustus 2009 yang lalu, memperkenalkan Suzuki Swift GTS untuk mengganti model sebelumnya yang dipasarkan dengan nama Swift GT2.

Menurut Bebin Djuana, 4W Marketing & Sales Marketing Brand II Section Head Manager SIS, pihaknya hanya akan memproduksi Suzuki Swift GTS ini dalam jumlah yang terbatas, yaitu hanya berkisar antara 100 - 150 unit pada setiap bulannya.
Hal ini dikarenakan kondisi perekonomian yang relatif belum stabil, dan juga karena terbatasnya kapasitas produksi pabrik.

Swift generasi terbaru ini, tidak mengalami perubahan signifikan dari pendahulunya dari segi mesin (Swift GT2), mesin masih menggunakan silinder 1500 cc, DOHC, VVT.
Namun, perbedaan akan tampak terlihat sangat jelas pada segi eksteriornya, yaitu pada sisi bumper depan dan bumper belakang, dan juga dapat terlihat jelas pada sisi knalpot ganda (Twin Muffler) yang kini menyatu di bagian tengah bumper bagian belakang.
Perubahan-perubahan lain dapat terlihat pada Front Under Spoiler, Rear Upper Spoiler, Rear Combination Lamp, dan juga pada Door Mirror Cover yang telah dilengkapi Turn Signal (Kaca spion yang telah dilengkapi lampu sen).
Suzuki Swift GTS ini dipasarkan dengan harga Rp 11.5 Juta lebih mahal daripada Suzuki Swift ST, yaitu Rp 181.000.000 untuk transmisi manual, dan Rp 192.000.000 untuk yang bertransmisi automatic.

Suzuki Swift yang dikreasikan oleh Giurgetto Giugiaro, sehingga menghasilkan desain Eropa pada mobil bermesin Jepang, telah beberapa kali mengalami penambahan tipe baru untuk mengimbangi trend pasar yang terus berkembang, berikut adalah tipe-tipe Suzuki Swift yang pernah ada (dan atau masih diproduksi hingga kini) ; Suzuki Swift tipe GL, ST, GT, GT2 hingga pada akhirnya dikeluarkanlah tipe GTS.

Keunggulan Suzuki Swift dibanding para kompetitornya antara lain adalah karena:
  • Harga tebus / harga beli daripada Suzuki Swift paling ekonomis diantara pesaing-pesaingnya, namun biarpun Suzuki Swift dijual dengan harga paling murah bukan berarti Suzuki Swift kalah dalam hal spesifikasi dan fitur-fiturnya, malah Suzuki Swift (bersama dengan SX4) pernah beraksi dalam reli dunia (World Rally Championship) sebelum akhirnya pihak Suzuki menyatakan keluar dari WRC dikarenakan terjadinya krisis global yang imbasnya dirasakan oleh semua kalangan, termasuk Suzuki sendiri. Di Indonesia, Suzuki Swift mendominasi dalam hal mobil yang paling banyak digunakan oleh para peserta Slalom pada setiap kali ada lomba slalom. Hal ini dikarenakan mobil ini dinilai paling stabil untuk berakselerasi dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya.
  • Model Suzuki Swift sangat modis, dan bahkan bisa dibilang sangat mirip mini cooper yang harganya lebih dari 500 juta. Sehingga bila memakai Suzuki Swift akan tercipta suatu sensasi dan prestise layaknya sedang berada di mini cooper.
Dan dengan kehadiran Suzuki Swift GTS ini maka persaingan di kelas hatchback akan semakin sengit mengingat di kelas hatchback telah berada Honda Jazz, Toyota Yaris dan juga Daihatsu Sirion.

Tidak ada komentar: